Belajar Demokrasi dari Pengalaman Nyata

Debat Terbuka dan Pemilihan Ketua OSIS SMP Islam Baitul Makmur

SMP Islam Baitul Makmur menyelenggarakan rangkaian kegiatan Debat Terbuka dan Pemilihan Ketua OSIS Masa Bakti 2026/2027 pada Senin dan Kamis, 21 dan 24 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga SMP Islam Baitul Makmur sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan siswa sekaligus pembelajaran demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panitia dan pendaftaran calon Ketua OSIS. Selanjutnya, para kandidat mengikuti debat terbuka dengan menyampaikan visi, misi, serta program kerja yang mereka tawarkan. Setiap calon juga mendapat kesempatan menjawab berbagai pertanyaan, sehingga siswa dapat melihat secara langsung keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta cara kandidat menyampaikan dan mempertahankan pendapat di depan umum.

Suasana debat menjadi salah satu momen yang menarik. Masing-masing calon memiliki cara berbeda dalam menyampaikan gagasan dan menjawab pertanyaan. Tidak hanya adu argumentasi, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar berpikir kritis, berbicara dengan percaya diri, dan menghargai perbedaan pendapat. Beberapa kandidat bahkan sempat terbata-bata ketika menjawab pertanyaan, namun pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses belajar untuk berani tampil dan menghadapi tantangan.

Setelah debat, seluruh siswa menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon Ketua OSIS pilihan mereka. Proses pemungutan suara kemudian dilanjutkan dengan penghitungan suara oleh panitia hingga akhirnya ditetapkan Ketua OSIS Masa Bakti 2026/2027 berdasarkan perolehan suara terbanyak.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi banyak siswa. Sejumlah siswa menunjukkan perkembangan dalam kemampuan public speaking, komunikasi, kepemimpinan, berpikir kritis, pengambilan keputusan, kerja sama, hingga manajemen kegiatan. Siswa yang sebelumnya kurang percaya diri pun mulai berani tampil dan menyampaikan pendapat di hadapan teman-temannya.

Dalam pelaksanaannya, tentu terdapat berbagai tantangan. Beberapa kali terjadi kendala komunikasi antarpanitia, namun siswa saling mendukung, mengingatkan, dan melakukan backup satu sama lain. Dukungan bapak dan ibu guru juga turut membantu sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Lebih dari sekadar memilih seorang ketua, kegiatan ini mengajarkan siswa bahwa demokrasi juga berarti bertanggung jawab menggunakan hak suara, menghargai pilihan orang lain, menerima hasil dengan lapang dada, serta tetap bekerja sama meskipun memiliki pilihan yang berbeda.

Semangat tersebut mulai terlihat dari antusiasme siswa setelah kegiatan. Dalam dua hari, tercatat 20 siswa telah mengambil formulir pendaftaran anggota OSIS, menunjukkan tumbuhnya keberanian dan keinginan untuk terlibat aktif dalam kegiatan sekolah.

Melalui kegiatan ini, SMP Islam Baitul Makmur berupaya membentuk siswa yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, percaya diri, berani, sportif, mampu menghargai perbedaan, dan dapat bekerja sama. Sebab, kepemimpinan tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi juga melalui kesempatan untuk mencoba, mengambil keputusan, menghadapi tantangan, dan bertanggung jawab atas pilihan yang dibuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *